Gudangberita.co.id, Siak – Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai inklusivitas dan kesantunan dalam kehidupan bermasyarakat, menyusul isu dugaan pencekalan terhadap Afni, seorang akademisi lingkungan yang dijadwalkan menjadi narasumber diskusi bertema “Kita Belajar, Kita Berdampak.”
Indra menilai bahwa latar belakang politik atau pribadi tidak boleh menjadi hambatan bagi seseorang untuk berkontribusi secara positif bagi daerah.
“Kabupaten Siak harus menjadi simbol keberagaman yang harmonis. Setiap individu memiliki hak yang sama untuk berkontribusi, terutama jika kontribusinya membawa dampak baik bagi masyarakat,” ujar Indra, Sabtu (20/12/2024).
Isu pencekalan terhadap Afni, yang juga merupakan salah satu pasangan calon dalam Pilkada Siak, dinilai bertentangan dengan visi Kabupaten Siak untuk menjadi daerah yang amanah, sejahtera, dan lestari.
Indra menegaskan bahwa keberhasilan visi tersebut hanya dapat tercapai jika seluruh elemen masyarakat diberdayakan tanpa memandang latar belakang politik.
“Pemilihan kepala daerah sudah selesai. Kini saatnya kita fokus membangun Siak bersama. Semua kegiatan yang mendukung pendidikan, lingkungan, dan pembangunan daerah harus kita dorong,” tegasnya.













