Pada 2023, peningkatan ruas jalan sepanjang 20 kilometer dirampungkan, mencakup underpass Pelita-Nagoya Gate hingga Bundaran Punggur. Dengan desain lima lajur, jalan ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar pergerakan barang serta jasa.
Mengimbangi Lonjakan Populasi dan Kendaraan
Batam kini menghadapi tantangan lonjakan kendaraan pribadi yang melampaui pertumbuhan populasi. LRT gantung diharapkan menjadi alternatif transportasi massal yang modern dan efisien, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta menekan kemacetan.
Moda transportasi ini tidak hanya menawarkan kecepatan tinggi tetapi juga menjadi langkah ramah lingkungan dalam mewujudkan kota berkelanjutan.
Visi Kota Global dan Ikonis
Menurut Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, pembangunan LRT gantung adalah bagian dari visi besar menjadikan Batam sebagai kota modern berstandar internasional. Dengan desain futuristik, LRT ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi tetapi juga sebagai ikon kota yang menarik wisatawan.
“Ini bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga cara kami menghadirkan Batam ke pentas global,” ujar Rudi.













