BatamZona Headline

Jalan 5 Lajur Tak Cukup, Kini Batam Pilih Melayang

922
×

Jalan 5 Lajur Tak Cukup, Kini Batam Pilih Melayang

Share this article

Mengintip Masa Depan Transportasi Batam: LRT Gantung dan Impian Kota Modern

AI illustration photo by Gudangberita
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Di tengah hiruk-pikuk perkembangan kota, Batam bersiap menorehkan sejarah baru dalam transportasi publik. Badan Pengusahaan (BP) Batam memprakarsai pembangunan Light Rapid Transit (LRT) gantung, sebuah langkah revolusioner yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.

Dengan populasi mencapai 1,24 juta jiwa dan pertumbuhan kendaraan pribadi yang pesat, LRT gantung ini hadir sebagai solusi mengatasi kemacetan dan mendorong konektivitas.

BACA JUGA:  Warga Pantai Melayu Mengaku Terintimidasi Tim Terpadu Saat Libur Maulid Nabi Terkait Proyek Sekolah Merah Putih

Sei Jodoh ke Hang Nadim: Awal dari Perubahan Besar

Dengan rute sepanjang 11 kilometer yang menghubungkan Sei Jodoh atau Batu Ampar ke Bandara Internasional Hang Nadim. Jalur ini dirancang untuk menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, dan bandara, mempermudah perjalanan masyarakat dan distribusi barang.

Pada 2025, fase awal ini menjadi tonggak penting dalam transformasi transportasi Batam. Tahap selanjutnya akan meliputi rute Sekupang-Nagoya, Marina-Batam Center, dan Telaga Punggur-Bandara Hang Nadim.

BACA JUGA:  Merek Manchester hingga H-Mild Digulung, Bea Cukai Batam Lacak Produsen Rokok Ilegal

Didukung Infrastruktur Jalan

Tak hanya berfokus pada LRT, BP Batam juga mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Salah satu proyek strategis adalah peningkatan Jalan Yos Sudarso, yang menghubungkan Pelabuhan Batu Ampar dengan kawasan industri.