Gudangberita.co.id, Siak – Suasana kebersamaan yang hangat di Kampung Buatan Besar berubah menjadi momen memilukan ketika calon Bupati Siak, Afni, harus menghadapi penghentian paksa acara buka puasa bersama warga.
Di tengah lantunan doa dan kehangatan Ramadan, seorang pria tak dikenal tiba-tiba muncul, merekam suasana, dan melarang acara tersebut berlangsung.
“Acara ini tidak boleh,” ujar pria yang disebut-sebut bernama Darwis dengan nada tegas, memecah keheningan yang sebelumnya penuh kebersamaan.
Afni, yang hadir atas undangan warga, terkejut. Matanya berkaca-kaca. Ia tidak menyangka bahwa sebuah momen ibadah dan silaturahmi bisa dihentikan begitu saja tanpa alasan yang jelas.
Masyarakat yang hadir pun tak kalah terkejut. Mereka hanya ingin berbuka puasa bersama, bukan terjebak dalam konflik politik. Beberapa ibu terlihat mengusap mata mereka, tak kuasa menahan haru.
“Ibu-ibu, apa ada kampanye di sini? Bapak-bapak, ada kampanye di sini? Masalahnya apa, ya, Pak?” tanya Afni dengan suara bergetar, berusaha memahami alasan di balik penghentian acara tersebut.
Namun, pria itu tetap bersikeras. Acara yang awalnya penuh kehangatan berubah menjadi suasana yang menyesakkan. Warga pun hanya bisa pasrah.






