Gudangberita.co.id, Batam – Puluhan jurnalis di Batam ikut menggelar aksi “Indonesia darurat” di depan Kantor DPRD Kota Batam, Jumat (2/8/2024) malam.
Secara simbolis, mereka menyalakan lilin. Mereka mengatakan, hal ini melambangkan duka atas matinya demokrasi di Indonesia.
Aksi spontanitas itu digelar pukul 20.00 WIB. Dengan mengenakan baju hitam, puluhan massa aksi membentuk formasi setengah lingkaran, dengan lilin yang menyala di depan mereka.
Masing-masing jurnalis memegang poster bertuliskan kalimat-kalimat kritik kepada Presiden Jokowi yang dinilai telah merusak demokrasi.
“Anak tukang kayu yang kupercaya hanya Yesus, #tolakpemiluakalakalan #kawalputusanMK,” “Tolak pilkada akal-akalan, bau ketek oligarki,”. Begitu beberapa tulisan poster yang disuarakan para awak media ini.
Tidak hanya membentangkan poster kritikan ke Jokowi, para jurnalis juga menyampaikan orasi. Salah satunya orasi yang disampaikan Muhammad Islahuddin.
“Hari ini kita berkumpul di sini karena kita marah kepada pemimpin yang duduk di DPR sana. Presiden Jokowi ingin mengunakan semua alat kekuasaan untuk meloloskan anaknya masuk dalam Pilkada,” teriak Redaktur Batam TV itu.
Begitu juga beberapa jurnalis lainnya seperti Ajang, Jurnalis Liputan 6 dan Alamudin Hamapu Jurnalis Detik membaca puisi-puisi kritikan kepada pemerintahan Jokowi.













