BatamZona Headline

HKI Gelar Dialog Strategis, Bahas Kontribusi Industri untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8% di Kepri

816
×

HKI Gelar Dialog Strategis, Bahas Kontribusi Industri untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 8% di Kepri

Share this article
HKI menggelar dialog bertajuk "Kontribusi HKI dalam Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%", Rabu (12/3/2025) di Aston Hotel, Pelita, Kota Batam. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

“Jangan sampai Kepri memiliki PDB yang besar, tetapi masyarakatnya tidak merasakan manfaatnya. Saya dan Pak Gubernur Ansar Ahmad telah merancang berbagai terobosan terkait perizinan dan pemerataan investasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak ingin sekadar menjadi penonton di tengah lonjakan investasi. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna memastikan tenaga kerja lokal siap bersaing.

BACA JUGA:  Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung

“Kami akan menyiapkan tenaga kerja lebih dulu sebelum investasi masuk. Contohnya, jika Xinyi datang ke Rempang, kita sudah siapkan SDM-nya. Saya juga meminta Dinas Tenaga Kerja menyusun program pelatihan terstruktur yang melibatkan SMK dan industri,” ujarnya.

Kadin Kepri: Harus Ada Ruang Khusus untuk Kawal Investasi

Ketua Kadin Kepri, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyoroti birokrasi yang selama ini dianggap berbelit, sehingga membuat Kepri kalah bersaing dengan negara tetangga dalam menarik investasi.

BACA JUGA:  Dari 'Simpang Bencong' ke Nama Bermarwah: LAM Batam Desak Penataan Ulang Identitas Kota

“Kepri harus lebih agresif dalam menghadapi investasi yang masuk. Kita harus buktikan bahwa kita tidak kalah dari negara tetangga. Namun, selama ini birokrasi masih menjadi momok,” katanya.

Ia mengusulkan agar Pemprov Kepri membentuk forum khusus untuk mengatasi hambatan investasi yang selama ini terjadi.