Media sosial merupakan instrumen yang sangat strategis bagi semua elemen, berbagai kegiatan dan informasi yang sebelumnya hanya menjangkau elemen tertentu kini dapat diketahui oleh masyarakat yang lebih luas.
Pelaku usaha, Pemerintah, pegiat Taman Bacaan Masyarakat, komunitas belajar, para penulis hingga berbagai elemen masyarakat dapat memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan pengetahuan, usaha, menginspirasi masyarakat, serta membangun budaya membaca dan belajar sepanjang hayat.
Media sosial juga telah membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. Berbagai komunitas dapat terhubung tanpa dibatasi oleh jarak geografis. Ide-ide baru dapat berkembang melalui diskusi dan pertukaran gagasan yang berlangsung secara terbuka.
Oleh karena itu, media sosial tidak seharusnya hanya dipandang sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang pemberdayaan masyarakat.
Dalam momentum Hari Media Sosial 2026, Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) Kepulauan Riau, Harken, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkuat literasi dan membangun ekosistem digital yang sehat.
Menurut Harken, tantangan utama masyarakat saat ini bukan lagi keterbatasan informasi, melainkan kemampuan dalam mengelola limpahan informasi yang tersedia setiap saat.







