*Hari ini kita hidup di tengah tsunami informasi yang bergerak dengan begitu cepat, oleh sebab itu, ukuran masyarakat yang maju bukan hanya mereka yang cepat menerima informasi, tetapi mereka yang mampu memverifikasi, memahami, dan memanfaatkan informasi tersebut untuk menghasilkan manfaat bagi dirinya maupun lingkungan sekitarnya. Media sosial harus menjadi ruang pembelajaran yang mendorong lahirnya masyarakat yang kritis, kreatif, dan produktif.”
Lebih lanjut, Harken menilai bahwa generasi muda memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas ruang digital Indonesia di masa depan. Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya menjadi konsumen konten, tetapi harus mampu menjadi kreator pengetahuan yang menghadirkan nilai positif bagi masyarakat.
“Kita membutuhkan lebih banyak konten yang mendorong budaya membaca, menulis, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan. Generasi muda memiliki kesempatan besar untuk menjadikan media sosial sebagai ruang inovasi dan kolaborasi. Jangan hanya mengejar viralitas, tetapi ciptakan konten yang memiliki nilai, memberikan solusi, dan menginspirasi banyak orang.”
Harken juga menekankan bahwa literasi digital saat ini harus berjalan beriringan dengan literasi keluarga dan literasi sosial. Kemampuan menggunakan teknologi harus disertai dengan etika, tanggung jawab, serta kesadaran akan dampak dari setiap unggahan yang disebarkan.







