“Jejak digital adalah bagian dari identitas kita di era modern, oleh sebab itu, setiap unggahan seharusnya dipertimbangkan dengan baik. Media sosial yang sehat bukan dibangun oleh algoritma semata, tetapi oleh pengguna yang memiliki kesadaran, etika, dan tanggung jawab dalam berinteraksi.”
Menurut Harken, media sosial memiliki potensi besar untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia, terutama dalam memperluas akses pembelajaran dan memperkuat gerakan literasi di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
“Kita harus melihat media sosial sebagai jembatan yang menghubungkan pengetahuan dengan masyarakat. Jika dimanfaatkan secara tepat, media sosial mampu mempercepat penyebaran informasi pendidikan, memperkuat gerakan literasi, dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi komunitas-komunitas di daerah.”
Peringatan Hari Media Sosial menjadi pengingat bahwa teknologi akan memberikan manfaat sebesar-besarnya apabila digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Media sosial dapat menjadi ruang yang mencerdaskan, memberdayakan, dan memperkuat persatuan apabila diisi dengan informasi yang berkualitas serta interaksi yang saling menghargai.







