NasionalZona Headline

Harga Cabai Melonjak, Mentan Minta Warga Tanam di Pekarangan

133
×

Harga Cabai Melonjak, Mentan Minta Warga Tanam di Pekarangan

Share this article
Menanam Cabai. (Foto: Ilustrasi)
banner 468x60

Gudangberita.co.id – Harga cabai melonjak akibat menurunnya produksi di tengah panas ekstrem El Nino. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman pun mendorong masyarakat untuk melakukan penanaman cabai di karangan rumah sendiri.

Dorong itu bagian dari program gerakan penanaman cabai melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) atau menanam cabai di sekitar perkarangan perumahan.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah

“Kita galakkan KRPL itu solusi terbaik. Cabai tanam di perkarangan sayur dan sebagainya,” ujar Amran ditemui di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (30/10/2023).

Untuk diketahui, harga cabai rawit merah di sejumlah daerah telah tembus di atas Rp 70.0000 per kg, bahkan ada yang sudah mencapai Rp 100.000 per kg.

Mengutip dari website beberapa Dinas Pertanian, KRPL adalah sebuah konsep lingkungan perumahan penduduk atau suatu lingkungan aktivitas/tempat tinggal kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan pekarangan atau lahan sekitarnya untuk kegiatan budidaya secara intensif sehingga dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan secara berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan gizi warga setempat.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Kegiatan KRPL dilakukan dalam lokasi pekarangan serta lingkungan perumahan lainnya seperti asrama, pondok pesantren, rusun dan lain-lain, dalam suatu kawasan. Melalui kegiatan KRPL ini diharapkan akan terbentuk suatu kawasan yang kaya sumber pangan yang diproduksi sendiri dari hasil pemanfataan pekarangan.