BatamZona Headline

Diserang Usai Kritik Proyek Pulau Kasu, Gubernur LIRA Kepri: Saya Tidak Singgung Suku atau Ras!

407
×

Diserang Usai Kritik Proyek Pulau Kasu, Gubernur LIRA Kepri: Saya Tidak Singgung Suku atau Ras!

Share this article
Yusril Koto. (Foto: ist)
banner 468x60

Pihak pelaksana berdalih pembayaran mandek karena Surat Perjanjian Kerja (SPK) dari instansi terkait belum diterbitkan. Hal inilah yang dinilai LIRA Kepri sebagai kejanggalan besar.

“Bagaimana bisa pekerjaan fisik di lapangan sudah dilakukan dulu sementara SPK-nya sendiri belum terbit? Saya gak sebut proyek fiktif, tapi proyek siluman, dan ini yang kami minta untuk diusut tuntas,” kata Yusril.

BACA JUGA:  Operasi Senyap di Natuna-Anambas: Bagaimana Tim Gabungan Gagalkan Selundupan Rp1,28 Triliun?

Terkait ketidakhadirannya saat massa mendatangi kantor DPW LIRA Kepri, Yusril menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalankan agenda resmi organisasi dan kegiatan sosial di Sumatera yang sudah direncanakan jauh-jauh hari sebelum ketegangan ini terjadi.

Saat ini, Yusril berada di Rao, Pasaman Timur, Sumatra Barat, dan akan melanjutkan perjalanan darat menuju Medan, Sumatra Utara, untuk menghadiri HUT LSM LIRA ke-21 yang berlangsung pada 19-21 Juni 2026.

BACA JUGA:  Catat Waktunya! Ini Daftar Wilayah Batam yang Terdampak Gangguan Air 27 Agustus 2026

Perjalanan ini legal dan terencana, dibuktikan dengan kepemilikan dokumen resmi:

Surat Keterangan KPU Bea Cukai Batam tertanggal 26 Mei 2026 (terkait membawa mobil pribadi keluar Batam).

Surat Keterangan Ditlantas Polda Kepri tertanggal 29 Mei 2026.

Tanggal keberangkatan resmi yang sudah tercatat sejak 8 Juni 2026.

Di akhir keterangannya, Yusril melontarkan dugaan kuat mengenai motif penggerakan massa anarkis ke kantornya.

BACA JUGA:  Datangi SMAN 1 Batam Pagi-Pagi, Pesan Menohok Kapolsek Sekupang Ini Bikin Siswa Terdiam