harris
Batam

Gubernur Ansar Silaturahmi ke PWI Kepri, Gagas Eksplorasi Sejarah dan Pesona Pulau Penyengat

8
×

Gubernur Ansar Silaturahmi ke PWI Kepri, Gagas Eksplorasi Sejarah dan Pesona Pulau Penyengat

Share this article
Pengurus PWI Kepri menjamu kedatangan Gubenrur Kepri, Ansar Ahmad di Graha PWI Kepri, Sabtu (3/10/2026).
Pengurus PWI Kepri menjamu kedatangan Gubenrur Kepri, Ansar Ahmad di Graha PWI Kepri, Sabtu (3/10/2026).
banner 468x60

Penyengat pernah menjadi pusat pemerintahan dan kehidupan intelektual Kesultanan Riau-Lingga. Tradisi keilmuan, kesusastraan dan pemikiran Melayu tumbuh di pulau tersebut dan meninggalkan jejak yang masih dapat ditelusuri hingga kini.

Salah satu warisan paling dikenal adalah Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji, yang tidak hanya menjadi karya penting dalam kesusastraan Melayu, tetapi juga berkaitan erat dengan sejarah perkembangan bahasa dan pemikiran Melayu di Nusantara.

BACA JUGA:  Satu Atap Besar, Satu Garis Komando: PWI Pusat Tegaskan KJK Wajib Tunduk pada PWI Kepri

Karena itu, Saibansah menggagas kunjungan khusus wartawan PWI Kepri ke Pulau Penyengat.

Para wartawan nantinya tidak hanya datang untuk menikmati destinasi wisata, tetapi menggali berbagai cerita yang tersimpan di balik pulau tersebut, mulai dari sejarah, tokoh, bahasa, sastra, tradisi hingga kehidupan masyarakat.

Para jurnalis juga didorong menulis Penyengat dalam bentuk feature dengan sudut pandang dan gaya masing-masing.

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Tulisan tersebut selanjutnya dapat dihimpun menjadi sebuah buku yang merekam Pulau Penyengat dari perspektif para jurnalis.

“Mahkota seorang jurnalis adalah buku,” tegas Saibansah.

Penyengat dan Jejak Bahasa Melayu

Gagasan tersebut mendapat sambutan dari Dewan Pakar PWI Kepri Ramon Damora yang selama ini memiliki perhatian terhadap seni, budaya dan sejarah Melayu.

BACA JUGA:  Buntut Tawuran SMKN 4 vs SMKN 5 Batam, Polsek Sekupang Ambil Langkah Tak Biasa