“Tentunya tangan-tangan saya, para kadis dan antar-OPD, selalu berkolaborasi satu sama lain,” katanya.
Ia pun membuka ruang seluas-luasnya bagi PWI Kepri untuk menyampaikan masukan terkait pembangunan daerah.
“Saya ucapkan terima kasih. Saya siap mendengarkan apa yang menjadi masukan dari PWI Kepri,” ujar Ansar.
Menggali Cerita dari Pulau Penyengat
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani mengatakan, kunjungan Gubernur Ansar menjadi momentum penting untuk mempererat kembali silaturahmi sekaligus membicarakan berbagai gagasan yang dapat memberi kontribusi bagi kemajuan Kepri.
“Terima kasih atas kedatangan Pak Gubernur ke Graha PWI Kepri. Selain mempererat silaturahmi, ada banyak isu positif tentang kemajuan Kepri yang bisa kita bahas bersama. Yang terpenting bagaimana kita memajukan Kepri dari berbagai sisi,” kata Saibansah.
Pembicaraan kemudian mengarah pada potensi sejarah dan budaya Kepri yang dinilai masih dapat dieksplorasi lebih luas.
Kehadiran Kepala Dinas Pariwisata Kepri Hasan dalam pertemuan itu turut membuka diskusi mengenai pengembangan wisata sejarah dan budaya, termasuk Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang.
Bagi Saibansah, Penyengat bukan sekadar destinasi wisata. Pulau kecil tersebut merupakan salah satu simpul penting sejarah Melayu di Kepulauan Riau.














