Ia kemudian menyoroti pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo yang mengatakan Airlangga dan Zulkifli Hasan sudah mendapat izin serta restu Jokowi untuk mendukung Prabowo.
Menurutnya, pernyataan Hashim tersebut jutsru diartikan sebagai bentuk kebebasan yang diberikan Presiden Jokowi dalam menentukan siapa yang boleh mendukung Prabowo dalam Pilpres 2024 alias tidak cawe-cawe, khususnya terkait dukungan Golkar dan PAN kepada Prabowo.
“Gampang sekali memahami apa yang disampaikan Pak Hashim bahwa Pak Jokowi tidak pada tempatnya melarang-larang orang atau parpol mendukung siapa pun. Apalagi ini kan memang dalam konteks kesamaan frekuensi keberlanjutan,” kata dia.
PAN dan Golkar resmi mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Subianto. Mereka bergabung dengan Gerindra dan PKB yang sudah mendukung Prabowo sebelumnya.
Dengan demikian, sembilan partai di parlemen telah menunjukkan dukungannya masing-masing. PDIP dan PPP mendukung Ganjar Pranowo. Sementara itu, NasDem, PKS, dan Demokrat mendukung Anies Baswedan.












