“Yang penting keputusan itu kita ambil secara bersama-sama,” kata Yandri.
“Tapi kita haqqul yakin, Erick Thiohir yang diambil [sebagai cawapres] masalahnya,” ujarnya sembari tertawa.
Gerindra bantah ada intervensi Jokowi
Di diskusi yang sama, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengklaim tidak ada intervensi yang dilakukan Jokowi terkait dukungan dadakan Partai Golkar dan PAN ke Prabowo Subianto. Menurut penglihatannya, orang-orang yang mendukung Prabowo memiliki raut wajah sumringah dan suka cita tanpa adanya terkanan dari pihak mana pun.
“Bagaimana hal itu (intervensi Jokowi) bisa terjadi? Bagaimana intervensi yang dilakukan lain? Jelas kok kalau kita lihat. Wajah-wajah sumringah suka cita ini tidak mungkin orang-orang yang di bawah tekanan,” ujar Habiburokhman.
Ia juga menilai Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan tidak merasa terpaksa dalam memberikan dukungan kepada Prabowo. Dia juga mengatakan kedua ketum partai politik tersebut tidak tersandera kepentingan apapun untuk mendukung capres dari partainya.
“Bang Zul dan Pak Airlangga mengatakan itu dengan sukacita. Di situasi seperti ini, di negara demokrasi seperti saat ini, siapa yang bisa menyandera siapa dan bagaimana caranya? Tolong sebutkan caranya,” tuturnya.












