Pihak berwenang akan terus menyelidiki kematian pasien antara Maret 2020 dan Mei 2022, dengan penyelidikan kriminal diharapkan selesai pada Juni. Keluarga korban juga telah diberitahu tentang penyelidikan dua minggu lalu, kata pengacara Sébas Diekstra kepada kantor berita ANP.
Rumah Sakit Wilhelmina juga telah mengeluarkan pernyataan resmi tertanggal 20 April. Dalam pernyataan tersebut, dikatakan bahwa ada penangkapan seorang karyawan pada 17 April.
“Perawat itu ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kematian pasien di [rumah sakit] WZA selama pandemi virus corona,” demikian bunyi keterangan tersebut.
Hans Mulder, anggota dewan WZA, juga melaporkan bahwa karyawan tersebut tidak lagi bekerja di rumah sakit tersebut.
“Kami segera menanggapi laporan itu dengan serius dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” imbuh Mulder.
“Langkah penting pertama adalah menonaktifkan karyawan yang menjadi subjek laporan. Dengan cara ini, perilaku dari laporan tersebut tidak dapat dilanjutkan,” lanjutnya.












