PolitikZona Headline

Ganjar Hadirkan Pendidikan Gratis untuk Siswa Tidak Mampu

316
×

Ganjar Hadirkan Pendidikan Gratis untuk Siswa Tidak Mampu

Share this article
Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah 2 periode, tak mampu menahan harunya di acara pelepasan akhir masa jabatannya. Ganjar mengucapkan terima kasih pada para pemangku kepentingan, termasuk di organisasi Pemda Jateng serta masyarakat, atas kerja sama selama dia memimpin wilayah. (Foto: Kristianto Purnomo)
banner 468x60

SMKN Jawa Tengah yang diapresiasi Jokowi, berdiri pada 2014. Tepat setahun setelah Ganjar memimpin Jawa Tengah. Saat ini sekolah berasrama untuk siswa miskin tersebut, telah berhasil meluluskan tujuh angkatan dengan jumlah total 1.837 lulusan.

Ganjar mengungkapkan, sekolah yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja sangat dibutuhkan. Digembleng melalui pendidikan yang diterapkan di sekolah, Ganjar hakul yakin, para siswa bisa mengembangkan diri secara optimal.

BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

Di antara siswa yang merasakan manfaat sekolah besutan Ganjar itu adalah Rafli Saputro. Semula ia merasa gamang untuk meneruskan sekolah. Sebagai anak seorang buruh pemotong filter rokok di Kudus, ia khawatir kondisi ekonomi keluarga tak mencukupi untuk membiayainya sekolah. Untung saja ia menemukan SMKN Jawa Tengah Kampus Pati, dan bersekolah di sana.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Polres Anambas Pasok 20 Ton Air ke RSUD hingga Tempat Ibadah

Kini, Rafli telah bekerja di perusahaan teknologi di Jepang. Merajut masa depannya di Negeri Sakura, Rafli bisa membelikan sebidang tanah, merenovasi rumah serta rutin mengirim uang untuk kebutuhan orangtuanya di kampung.

SMKN Jawa Tengah sengaja dirancang sebagai sekolah kejuruan modern. Kompetensi yang diajarkan kepada siswa sangat adaptif terhadap kebutuhan industri.

BACA JUGA:  Sempat Diisukan Lumpuh Akibat Asap, Manajemen Bandara Hang Nadim Batam Akhirnya Buka Suara

Di SMKN Jawa Tengah Kampus Semarang, misalnya, terdapat lima kompetensi keahlian. Mulai dari Konstruksi Batu dan Beton, Teknik Mekatronika, Teknik Permesinan, Teknik Otomasi Industri serta Teknik Kendaraan Ringan. Sedangkan SMKN Jateng