PolitikZona Headline

Ganjar dan PDIP Jeblok Gegara Timnas Israel, Golkar dan Airlangga Meroket

212
×

Ganjar dan PDIP Jeblok Gegara Timnas Israel, Golkar dan Airlangga Meroket

Share this article
Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto
banner 468x60

Survei juga menunjukkan jika penolakan Timnas Israel yang mengakibatkan gagalnya Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia berdampak signifikan terhadap pilihan publik terhadap Tokoh Bakal Capres dan Parpol

Hasil survei JJI menunjukan turunnya Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Parpol sebagai penolak timnas Pildun U20 sangat signifikan Ganjar Pranowo pada survei JJI di bulan Februari elektabilitas nya 12,6 persen menjadi 8,1 begitu juga dengan tingkat keterpilihan PDI Perjuangan dan PKS, PDI perjuangan terpental diurutan ketiga dengan tingkat keterpilihan 10,2 persen yang mana sebelum di urutan kedua dengan tingkat keterpilihan 16,9 persen anjlok menjadi 10,2 persen begitu juga dengan PKS yang elektabilitas melorot akibat penolakan PKS terhadap Timnas Israel yang mana tingkat keterpilihannya hanya 3,2 persen dimana hasil survei JJI sebelum 5,3 persen.

BACA JUGA:  Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Golden Beach Batam

Baca juga: Intip Proyek Rp381 Triliun Tomy Winata di Kawasan Rempang

“Publik memandang bahwa tokoh -tokoh tersebut seperti Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan dan PKS telah melakukan politisasi sepak bola, sehingga mayoritas publik kecewa. Ke mereka beralih pilihannya ke tokoh lainnya dan Parpol yang tidak melakukan politisasi sepakbola Piala Dunia U20,” ucap Agus.

Untuk Preferensi Publik Terhadap Elektabilitas Tokoh Bakal Capres dan Parpol Terkait Pembatalan Piala Dunia U20, bursa capres masih didominasi oleh lima nama. Mereka adalah Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Puan Maharani.

“Dalam survei ini nama Airlangga Hartarto menempati urutan pertama dalam tingkat elektabilitas tokoh tokoh kandidat capres jika pilpres digelar saat ini. Tingkat elektabilitas Airlangga sebesar 29,2 persen di urutan kedua ada Prabowo Subianto yang mencatatkan tingkat elektabilitas nya sebesar 20,6 persen,” tuturnya.

BACA JUGA:  Pria Berbaju Hitam Diduga Melompat dari Jembatan 5 Barelang Batam, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sementara, saat ini elektabilitas Anies Baswedan ada di urutan ketiga dengan 10,2 persen, dan Ganjar Pranowo 8,1 persen di urutan keempat. Sementara di urutan kelima ada Puan Maharani dengan tingkat elektabilitas 7,2 persen, kemudian secara berurutan ada nama Andika Perkasa 5,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 4,3 persen, Muhaimin Iskandar 2,7 persen dan yang tidak memilih sebanyak 12,3 persen.

Selain itu juga dari hasil survei Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI), Agusta Irawan mengatakan, harapannya, Pilpres 2024 akan menjadi pemilu yang menarik dan penuh pertarungan gagasan serta ide, tanpa membawa politik identitas yang membuat masyarakat terpolarisasi.

BACA JUGA:  Identitas Terungkap, Pria Bernama Nusyirwan Diduga Terjun dari Jembatan 5 Barelang: Motor Matik Tertinggal di Lokasi

Hal ini terjawab dalam survei ini bahwa 92,2 persen menginginkan masyarakat kriteria presiden merupakan tokoh yang mampu menyatukan komponen bangsa dan tidak berideologi politik identitas sebagai tema kampanyenya nanti. dan sebanyak 94,2 persen.

“Masyarakat menginginkan presiden yang mampu mengelola perekonomian dan sudah punya rekam jejak yang jelas dalam mengelola perekonomian nasional,” ucapnya.

Menanggapi Survei Jaringan Jurnalis Indonesia (JJI) terkait pengaruh penolakan timnas Israel di Piala Dunia U 20, Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) dan Ketua Alumni Sepak Bola Universitas Indonesia, Sarman El Hakim mengatakan bahwa dampak penolakan itu sangat besar terhadap Indonesia dimata dunia.