EkonomiNatunaZona Headline

Ekspor Perikanan Natuna Terhambat, Kadis: Masalah Ada di Jalur Perdagangan Laut China Selatan

2105
×

Ekspor Perikanan Natuna Terhambat, Kadis: Masalah Ada di Jalur Perdagangan Laut China Selatan

Share this article

Kepala Dinas Perikanan Natuna sebut hambatan ekspor bukan persoalan domestik, Pemda tunggu solusi dari pemerintah pusat dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kapal Hongkong yang merapat di Pulau Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat beberapa lalu. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Ekspor komoditas perikanan dari Kabupaten Natuna mengalami hambatan serius sejak April 2025. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto, menyatakan bahwa gangguan tersebut bukan berasal dari persoalan dalam negeri, melainkan dipicu oleh kendala di jalur perdagangan laut internasional.

“Kalau kita ambil informasi sementara, kemungkinan besar penyebabnya adalah regulasi perdagangan lintas batas di perairan Laut China Selatan, terutama jalur antara Hongkong dan China,” jelas Hadi Suryanto pada Senin (5/5/2025).

BACA JUGA:  Prabowo Buka-bukaan Soal Anomali Ekonomi: Logikanya RI Tambah Kaya, tapi Penduduk Miskin Malah Nambah

Hadi menegaskan bahwa hambatan ekspor ini tidak hanya terjadi di Natuna, melainkan juga dialami sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur. Ia menyebut bahwa kapal-kapal pengangkut dari Hongkong yang biasa melayani ekspor perikanan, sejak April tidak lagi masuk ke pelabuhan-pelabuhan di kawasan timur Indonesia.

“Ini bukan masalah lokal. Pemerintah daerah hanya bisa menunggu solusi dari pemerintah pusat karena ini menyangkut perdagangan internasional yang berada di luar kewenangan daerah,” katanya.

BACA JUGA:  Abu di Bawah Jembatan Enim III: Kisah Tragis Ayu dan Cinta Lama yang Membakar Habis Masa Depannya

Kondisi ini dinilai berisiko memperlambat distribusi hasil laut Natuna yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah. Terlebih, wilayah Natuna dikenal sebagai salah satu penghasil perikanan laut terbesar di Kepulauan Riau dengan potensi ekspor ke berbagai negara Asia.