Hadi juga menyebut bahwa saat ini pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait langkah strategis untuk mengatasi hambatan ini.
“Kami percaya KKP pusat akan merespons cepat karena ini menyangkut banyak daerah, bukan hanya Natuna,” imbuhnya.
Sementara itu, pelaku usaha perikanan di Natuna turut terdampak dengan terganggunya arus ekspor ini. Banyak hasil tangkapan laut yang akhirnya dialihkan ke pasar lokal atau ditahan di cold storage karena tak bisa langsung dikirim ke luar negeri.









