Namun, setelah uang diberikan, janji itu hanya tinggal janji. Khumaidi tidak pernah membuktikan kedekatannya dengan tokoh yang dimaksud, dan proses politik yang dijanjikan pun tak kunjung terwujud.
Drama ini terasa semakin getir bagi Wan Siswandi. Selain kehilangan uang dalam jumlah fantastis, ia juga harus menerima kenyataan pahit di medan laga Pilkada 2024. Wan Siswandi yang berpasangan dengan Rodhial Huda gagal mempertahankan kursi kepemimpinannya.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan petahana ini dikalahkan oleh pasangan Cen Sui Lan-Jarmin Sidik. Kekalahan ini sekaligus mencetak sejarah baru bagi Natuna yang untuk pertama kalinya akan dipimpin oleh seorang bupati perempuan.
Polda Kepri kini bergerak cepat memburu Khumaidi Siroj. Polisi telah merilis ciri-ciri fisik pria berusia 49 tahun tersebut untuk mempersempit ruang geraknya. Berdasarkan data LinkedIn, pelaku diketahui sempat menjabat sebagai Manager di PT. Cla Raya Perkasa di Semarang.
Detail DPO Khumaidi Siroj:
Nomor DPO: DPO/7/IV/RES.1.11/2026/Ditreskrimum
Ciri Fisik: Tinggi 163 cm, rambut hitam ikal, muka lebar, bibir tebal, dan kulit kuning langsat.
Alamat: Perum Citra Grand, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang.
“Kami mengimbau kepada siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku agar segera melaporkan ke kantor polisi terdekat,” tambah Kombes Pol Nona.













