LinggaPeristiwaZona Headline

Duka di Balik Dua Jengkal Tanah: Diana, Sang Yatim Piatu yang Berjuang Hijrah di Tengah Badai Hidup

761
×

Duka di Balik Dua Jengkal Tanah: Diana, Sang Yatim Piatu yang Berjuang Hijrah di Tengah Badai Hidup

Share this article

Curhatan pilu sahabat Diana, korban pembunuhan di Dabo. Sosok yatim piatu yang berjuang hijrah namun tewas tragis meninggalkan anak balita.

Potret kenangan Diana, korban pembunuhan di Setajam Dabo Singkep yang dikenang sahabat sebagai sosok baik dan sedang berusaha berhijrah.
Potret kenangan Diana, korban pembunuhan di Setajam Dabo Singkep yang dikenang sahabat sebagai sosok baik dan sedang berusaha berhijrah.
banner 468x60

“Anak kau? Macam mana ya Allah, Diana. Baru kemarin kau post anak kau,” ungkap Fifi pilu, membayangkan masa depan bocah kecil itu yang kini harus tumbuh tanpa dekapan hangat ibunda dan ketiadaan kakek-nenek karena status Diana sebagai yatim piatu.

Kini, jenazah Diana berada di RSUD Dabo untuk proses visum, sementara polisi tengah memburu J—suami/rekan pria korban sekaligus residivis kasus serupa—yang menghilang bak ditelan bumi.

BACA JUGA:  Tega! Pedagang Nasi Padang di Batam Kena Tipu: Sudah Pesan 4 Bungkus, Lauk di Etalase Juga Digasak ke Saku

Masyarakat Lingga tidak hanya melihat sebuah kasus kriminal, tetapi sebuah duka kolektif tentang seorang perempuan yang hanya ingin diberikan satu kesempatan lagi untuk menjadi lebih baik.