KomunitasNasionalZona Headline

Dualisme Berakhir, PWI Era Akhmad Munir Dapat Pengakuan Negara

26
×

Dualisme Berakhir, PWI Era Akhmad Munir Dapat Pengakuan Negara

Share this article
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menerima jajaran pengurus PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum terpilih Akhmad Munir pada Kamis (11/9/2025) siang. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Babak baru perjalanan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi dimulai. Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menerima jajaran pengurus PWI Pusat yang dipimpin Ketua Umum terpilih Akhmad Munir pada Kamis (11/9/2025) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Menkumham menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran legalitas PWI yang sempat tertahan selama satu tahun terakhir.

Baca Juga:  “IQ Rendah”: Ketika Bangsa Besar Dicoba Diperkecil oleh Angka Kecil

“Menteri Hukum Supratman Andi Agtas sudah menandatangani disposisi pembukaan blokir sistem administrasi pendaftaran pengurus PWI hasil Kongres Persatuan PWI 2025,” jelas Akhmad Munir usai pertemuan.

Akhiri Dualisme, Fokus Perkuat Legalitas

Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI periode 2025–2030 melalui Kongres Persatuan yang digelar 30 Agustus 2025 di Gedung BPPTIK Kominfo, Cikarang, Jawa Barat. Kemenangan ini sekaligus menutup masa dualisme kepemimpinan yang sempat melanda organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Baca Juga:  Subsidi Tol Laut 63 Persen Belum Tekan Harga Pangan di Natuna, Disparitas Masih Lebar

Munir menegaskan bahwa prioritas kepengurusan saat ini adalah mengembalikan legalitas PWI agar roda organisasi dapat kembali berjalan normal.

“Agar segera dapat bekerja, maka hal utama yang harus dibereskan adalah terkait legalitas. Nantinya Administrasi Hukum Umum (AHU) menjadi bukti legalitas dan pengakuan negara atas keberadaan PWI sebagai organisasi profesi wartawan,” tegasnya.