harris
NatunaZona Headline

Tragedi Pantai Piwang: Kepulangan yang Memilukan, Dua Kursi Kosong di Kelas 5 SD 004 Sual

1002
×

Tragedi Pantai Piwang: Kepulangan yang Memilukan, Dua Kursi Kosong di Kelas 5 SD 004 Sual

Share this article
Suasana haru evakuasi korban tenggelam oleh tim SAR gabungan di Pantai Piwang Natuna
Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendy turun bersama tim SAR gabungan evakuasi bocah tenggelam di Pantai Piwang Natuna.
banner 468x60

Namun, Rayyan dan Okta harus merelakan masa depan mereka terhenti di tepian pasir yang mereka cintai.

Pencarian yang dilakukan Kantor SAR Natuna berlangsung mencekam. Selama satu jam, doa-doa dipanjatkan di garis pantai oleh warga yang menyaksikan tim penyelamat menyisir perairan.

Harapan itu pupus saat jasad Okta ditemukan pada pukul 14.41 WIB, menyusul kepergian Rayyan.

BACA JUGA:  Sempat Diisukan Lumpuh Akibat Asap, Manajemen Bandara Hang Nadim Batam Akhirnya Buka Suara

Kini, selain duka yang mendalam, tragedi ini menyisakan desakan penting bagi keamanan publik. AKP Nellay Boy menyoroti kontur Pantai Piwang yang memiliki ceruk dengan arus tarikan ke tengah yang sangat berbahaya. Selama ini, lokasi tersebut lebih difungsikan sebagai taman wisata, bukan tempat berenang yang aman.

“Kami berharap Pemda segera membuat plang peringatan atau larangan berenang di Pantai Piwang. Fokus pemantauan harus ditingkatkan agar tidak ada lagi nyawa yang hilang di ceruk tersebut,” tambah Kapolsek.

BACA JUGA:  Imbas Kerugian Menahun, Tarif Air Perumda Tirta Nusa Natuna Resmi Naik: Siapa Saja yang Terdampak?

Ketika bel sekolah berbunyi di SD 004 Sual, tidak akan ada lagi suara tawa dari Rayyan dan Okta. Yang tersisa hanyalah kenangan manis tentang dua sahabat yang pulang lebih awal ke pangkuan Sang Pencipta, serta sebuah peringatan keras bagi kita yang ditinggalkan bahwa keselamatan anak-anak adalah harta yang paling berharga.

BACA JUGA:  Belum Layak Minum, Embung Sebayar Natuna Kini Cuma Disiagakan Momen Darurat