Anambas

Disangka Tak Akan Kembali, Dua Warga Anambas Ini Tiba-Tiba Muncul di Tengah Laut

1907
×

Disangka Tak Akan Kembali, Dua Warga Anambas Ini Tiba-Tiba Muncul di Tengah Laut

Share this article
Dua nelayan asal anambas ditemukan selamat usai hilang kontak. (Foto: Dok. Basarnas Natuna)
banner 468x60

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, membenarkan penemuan tersebut dan menyampaikan bahwa keduanya dalam kondisi selamat dan telah kembali ke Desa Munjan.

“Alhamdulillah, mereka ditemukan berkat kolaborasi seluruh unsur SAR dan dukungan masyarakat nelayan,” kata Abdul Rahman.

Kapal Rusak, Tak Ada Komunikasi, Hanya Perbekalan Seadanya

Saat ditemukan, kapal dalam kondisi mati mesin dan tidak memiliki perangkat komunikasi atau navigasi. Hanya tersisa perbekalan seadanya untuk bertahan hidup.

BACA JUGA:  Investigasi Keracunan Massal Anambas: Mengapa Menu Makan Gratis MBG Bisa Jadi Racun?

Pihak SAR menegaskan kembali pentingnya radio komunikasi, HP satelit, dan pelaporan aktivitas pelayaran, bahkan untuk perjalanan pendek sekalipun. Koordinasi dan keterbukaan informasi ke pihak desa maupun instansi juga menjadi faktor penting dalam penanganan cepat jika terjadi hal-hal darurat di laut.

Keberhasilan pencarian ini tak lepas dari keterlibatan TNI-Polri, BPBD Anambas, Pos SAR Anambas, HNSI, dan masyarakat nelayan, serta penyebaran informasi melalui media dan radio pelayaran.

BACA JUGA:  Di Balik Kemudi Mobil Jenazah Anambas, Kisah Ketulusan Aipda Raja Faisal Mengabdi Tanpa Imbalan

“Solidaritas masyarakat laut adalah kekuatan kita. Terima kasih kepada semua yang ikut berjuang,” tambah Rahman.

Kini, Asrikandi dan Handeri telah pulang dan mendapat perawatan ringan. Namun kisah mereka menjadi pengingat bahwa keselamatan pelayaran bukan perkara sepele, dan komunikasi adalah nyawa kedua di laut lepas.