harris
OpiniPendidikanZona Headline

Dilema Penggratisan SPP bagi Sekolah Swasta di Batam

417
×

Dilema Penggratisan SPP bagi Sekolah Swasta di Batam

Share this article
Lagat Siadari. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Tentunya sekolah swasta akan terdampak akibat penggratisan SPP sekolah negeri ini. Sekolah di bawah naungan yayasan hanya mengandalkan penerimaan pungutan dari siswa dalam mengelola sekolah dan penerimaan BOSP.

Jenis pungutan itu mulai dari uang masuk di awal, SPP dan pembiayaan lainnya. Semakin banyak siswa yang diterima masuk, maka kemampuan finansial yayasan dalam mengelola sekolah akan semakin baik begitupan sebaliknya.

BACA JUGA:  Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Terbukti sejumlah sekolah swasta di Batam dengan jumlah siswa yang banyak maka pengadaan sarana dan prasarana sekolahnya lebih baik dan kesejahteraan gurunya terjamin.

Pada akhirnya kualitas sekolah tersebut menjadi baik juga. Namun saat ini mahalnya biaya SPP sekolah swasta akan menjadi pertimbangan orangtua untuk menyekolahkan anaknya khususnya yang memiliki latarbelakang ekonomi menengah bawah.

BACA JUGA:  Foto Eksekutor Berlaras Panjang di Barelang Beredar, Senjata LSM Lang Laut Disita Polisi?

Fenomena ini akan menjadi tantangan baru bagi sekolah swasta di Batam agar bisa survive.

Beberapa alternatif yang dapat dilakukan sekolah swasta untuk menarik minat calon siswa baru, yakni; Pertama, meyakinkan kualitas sekolah swasta lebih baik dibandingkan sekolah negeri. Kedua, melakukan rasionalisasi ulang biaya SPP sehingga lebih murah.

Ketiga, menawarkan skema angsuran uang masuk dan SPP yang meringankan. Keempat, menjanjikan beasiswa prestasi siswa. Kelima, mencari sponsorship pembiayaan sekolah memanfaatkan CSR Perusahaan untuk menambah penerimaan dana operasional sekolah.

BACA JUGA:  Suplai Air Mati Total di Belasan Wilayah Batam, Begini Update Terbaru dari Lokasi Perbaikan