Setelah menggelar aksi di depan kantor bupati, perwakilan nakes akhirnya diterima untuk audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait keputusan hasil pertemuan tersebut.
Aksi ini mencerminkan kegelisahan para tenaga kesehatan yang telah mengabdi di daerah perbatasan NKRI. Mereka berharap pemerintah segera memberikan solusi agar kesejahteraan tenaga kesehatan tetap terjamin dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Pemkab Natuna diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan polemik ini, mengingat tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat Natuna yang berada di wilayah perbatasan Indonesia.













