“Yang sedang viral itu, ada unsur pimpinan yang terlihat selalu bersama pejabat kota. Tapi itu bukan tanpa alasan. Kami tetap bekerja sesuai tupoksi,” ujar Kamaluddin kepada awak media.
Pernyataan ini muncul setelah warganet di media sosial mempertanyakan netralitas dan efektivitas DPRD Batam dalam menjalankan fungsi kontrol.
Sorotan itu diarahkan pada sejumlah momen publik di mana anggota Dewan terlihat intens mendampingi jajaran Pemko Batam dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Menurut Kamaluddin, sinergi antara legislatif dan eksekutif adalah bagian dari demokrasi yang sehat. Namun ia menegaskan, sinergi bukan berarti subordinasi. DPRD, tegasnya, tetap berdiri sebagai lembaga independen yang memiliki kewenangan konstitusional untuk mengawasi jalannya pemerintahan.
“Kita mendampingi kepemimpinan yang baru ini agar koordinasi berjalan lebih baik. Tapi yang namanya fungsi pengawasan tidak akan kita abaikan. Itu amanah rakyat,” jelas Kamal.
Ia juga menyebut, kehadiran anggota DPRD dalam kunjungan lapangan bersama Pemko bukan merupakan pelanggaran, selama itu dalam konteks pengawasan dan pemantauan program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
DPRD dan BP Batam: Menjaga Jarak, Merawat Kepentingan













