Layanan PublikNatuna

Cuaca Perairan Laut Natuna Semakin Membahayakan Untuk Para Nelayan

167
×

Cuaca Perairan Laut Natuna Semakin Membahayakan Untuk Para Nelayan

Share this article
Cuaca Perairan Laut Natuna Semakin Membahayakan Untuk Para Nelayan
Perairan Laut Natuna makin berbahaya untuk nelayan (grafis bmkg)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam– Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun kelas 1 Hang Nadim Batam Kepulauan Riau (kepri), kembali meminta nelayan di kepulauan Natuna untuk selalu berhati-hati untuk melakukan aktivitas.

Pasalnya berdasarkan laporan dari Prakiraan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Hernu Cahya Prawira yang diterima Stasiun Hang Nadim menyebutkan adanya potensi angin kencang dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 knots di Laut Natuna Utara.

BACA JUGA:  Sidak Pelabuhan Batam, Ombudsman Kepri Soroti Tiket Digital hingga Celah Praktik Calo

Dan kecepatan angin tersebut dapat meningkatkan tinggi gelombang di perairan tersebut dan termasuk bagian laut barat Natuna, laut selatan dan utara Anambas hingga ke pulau Subi dan pulau Serasan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

“Untuk kondisi sinoptik, pola angin diatas wilayah perairan Kalbar, diutara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara hingga timur, sedangkan diselatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan angin berkisar antara dua sampai 25 knot (1 sampai 6 skala beaufort),” kata Hernu melalui keterangan tertulis yang diterima Gudangberita Minggu (19/11/2023).

BACA JUGA:  Siapa Sangka? Sosok 'Spiderman' yang Kuras Toko Emas Natuna Ternyata Orang Dekat yang Sering Dibantu

“Untuk itu kami minta agar masyarakat selalu waspada karena diperkirakan selain terjadi gelombang tinggi, juga akan berpotensi terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir terjadi di Laut Natuna, Laut Anambas hingga ke Laut Pulau Subi dan Serasan,” tambah Henru.