P juga juga menendang S gegara emosi tidak jadi berhubungan badan. Namun, rupanya terbesit rasa sakit hati yang membuat Sukiman berniat membunuh P.
Sukiman tidak terima karena telah diejek kejantanannya dan ditendang oleh P. Usai kejadian itu, kakek itu lantas berdalih pergi untuk buang air kecil.
Rupanya hal tersebut hanya dalihnya semata. Dia ternyata pergi untuk mencari batu yang kemudian dihantamkan ke kepala P hingga tak bergerak.
Setelah memastikan korban tewas, Sukiman lalu pergi meninggalkan mayat P begitu saja. Dia juga pulang ke kontrakannya dengan berjalan kaki dan tidur seperti tak ada kejadian apapun.
Sementara mayat P kemudian ditemukan warga pada Minggu, 28 Januari 2018. Warga mulanya belum bisa mengidentifikasi sosok mayat tanpa identitas tersebut.
Tak lama setelahnya, warga menemukan identitas mayat tersebut. Warga mengenali bahwa mayat tersebut adalah P asal Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, yang berprofesi sebagai pedagang barang-barang bekas.
P diketahui bekerja menjual barang-barang bekas karena suaminya sudah renta dan tak bisa bekerja lagi. Selanjutnya mayat P dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSAA) Malang.













