harris
BatamZona Headline

Cerita Abidin Hasibuan Menjelma Jadi Crazy Rich Batam, Pernah Tak Makan Seharian

6636
×

Cerita Abidin Hasibuan Menjelma Jadi Crazy Rich Batam, Pernah Tak Makan Seharian

Share this article
Abidin Hasibuan. ist
banner 468x60

Masa-masa sulit itu, dilalui Abidin dengan tekad yang sangat kuat, kegigihan, kerja keras, komitmen yang tinggi, dan menjaga kepercayaan orang lain dengan teguh. Inilah beberapa kiat sukses Abidin. Yakni, rasa percaya diri, memiliki komitmen dan bisa dipercaya, karena kepercayaan adalah aset yang lebih berharga daripada uang, bekerja keras dan yang terakhir, dia yakin karena nasib baik dan keberuntungannya.

BACA JUGA:  Gangguan Kelistrikan di Batam Picu Efek Domino pada Sinyal dan Pasokan Air

Perlahan, Satnusa berhasil bangkit. Perusahaan yang awalnya dikenal sebagai perusahaan pemasok Printed Circuit Board (PCB), kini merambah menjadi merakit produk setengah jadi dan produk lengkap.

Padahal, tahun 90-an, kondisi Batam masih semrawut. Pertumbuhan penduduk tinggi akibat arus urbanisasi. Angka pengangguran terus meningkat. Muaranya, tingkat kriminalitas juga tinggi. Begitu juga, infrastruktur kota minim. Mulai dari jalan berlobang, traffic light mati dan jalan-jalan gelap. Angkutan liar merajalela.

BACA JUGA:  Bawa Spirit 'DNA Pejuang', PWI Kepri Resmi Dilantik dan Siap Perkuat Sinergi Daerah

Abidin juga tidak setuju Batam dijuluki industri tukang jahit. Itu sebabnya, Satnusa Persada berupaya menguasai teknologi tinggi. Sehingga, ini akan melatih warga Indonesia mencapai hight tehcnology position.

Tahun 1995 -1996, Sat Nusa Persada memulai produksi Pick-up Optik pertama, mendirikan layanan Surface Mounting Technology (SMT) awalnya beberapa jalur SMT meningkat menjadi 31 jalur, dengan mesin canggih serta pengaturan jalur mesin sisipan otomatis (AIM) yang mampu menangani penyisipan IC mikro, jumper wire, axial, dan radial.

BACA JUGA:  Rekam Jejak Yuwanky, Pengusaha Planet Batam yang Diciduk Polisi Terkait Kasus TPPU Narkoba