Bus yang hilang kendali itu akhirnya terbalik ke sisi jalan, memicu jerit histeris dari para penumpang di dalamnya.
Mendengar kabar insiden tersebut, petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Barelang bersama tim gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Dibantu warga sekitar, petugas bahu-membahu menyelamatkan para penumpang yang syok dan terluka dari dalam badan bus.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dan memakan waktu hampir dua jam karena banyaknya anak-anak di dalam rombongan. Beruntung, mukjizat masih menyertai jemaat ini; tidak ada korban yang terjebak di dalam reruntuhan bus saat proses evakuasi berlangsung.
Seluruh penumpang berhasil dikeluarkan pada pukul 12.40 WIB. Guna mendapatkan penanganan medis dan memastikan kondisi psikologis anak-anak pasca-trauma, para korban langsung dilarikan ke tiga fasilitas kesehatan berbeda:
Puskesmas Rempang Cate, Rumah Sakit Graha Hermine, Rumah Sakit Embung Fatimah
Hingga berita ini diturunkan, keceriaan akhir pekan jemaat HKBP Tembesi Indah terpaksa berganti dengan perawatan medis.
Sementara itu, Satlantas Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan mendalam di TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tunggal ini.













