Cen menjelaskan, pengadaan damkar portabel merupakan solusi sementara sambil menyiapkan infrastruktur pemadam kebakaran permanen di tingkat kecamatan. Pemerintah daerah menargetkan agar seluruh wilayah di luar Bunguran memiliki fasilitas tanggap kebakaran yang memadai.
Dua Mobil Damkar Baru Akan Ditempatkan di Subi dan Serasan
Untuk mendukung hal tersebut, Pemkab Natuna telah menyiapkan anggaran pengadaan dua unit mobil pemadam kebakaran baru pada tahun 2026. Unit tersebut akan ditempatkan di Pulau Subi dan Pulau Serasan, dua wilayah strategis yang jauh dari pusat kabupaten namun memiliki aktivitas permukiman padat dan potensi kebakaran tinggi.
“Nantinya, alat pemadam portable yang kita tempatkan di Serasan bisa juga digunakan untuk melayani pulau-pulau sekitarnya,” jelas Cen.
Langkah ini diharapkan mempercepat waktu tanggap darurat, sekaligus memperkuat sistem perlindungan masyarakat di wilayah terdepan NKRI.
Bupati Cen menegaskan bahwa pembangunan sektor pemadam kebakaran merupakan bagian dari program strategis daerah. Fasilitas pemadam, baik peralatan maupun sumber daya manusia, adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung terhadap keselamatan warga.
“Intinya, APBD kita arahkan untuk kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan, seluruh kecamatan di pulau-pulau sudah memiliki perangkat pemadam kebakaran sendiri,” tutup Cen Sui Lan.













