“Bagi rumah yang belum terlayani, nanti akan difasilitasi lewat Perumda hingga seluruh masyarakat Sedanau mendapatkan akses air bersih,” ujar Cen Sui Lan.
Perumda Tirtanusa juga membuka pendaftaran bagi warga yang belum mendapatkan sambungan air bersih. “Masyarakat yang belum tersambung dapat mendaftar di kantor PDAM atau di Kelurahan Sedanau agar dapat segera terdata,” kata Zaharuddin.
Investasi Rp 16 Miliar dan Tantangan Distribusi Air
Kabid Cipta Karya Dinas PU Pemkab Natuna, Riswandi, menjelaskan bahwa pembangunan SPAM Sedanau menghabiskan dana sekitar Rp 16 miliar, yang bersumber dari APBN dan APBD.
Namun, dengan kapasitas pengolahan air yang masih terbatas hanya 5 liter per detik, distribusi air dilakukan secara bergilir dalam empat zona dengan durasi 4 jam per zona.
Dengan kebijakan gratis selama sebulan ini, diharapkan warga dapat menikmati manfaat langsung dari investasi besar ini, sementara pemerintah terus berupaya meningkatkan akses air bersih bagi seluruh masyarakat Sedanau.













