Selain itu, ada juga bazar UMKM, lomba edukasi antinarkoba, hingga panggung hiburan rakyat yang ditujukan untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga remaja.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom, Kementerian Polhukam, Bea Cukai, TNI-Polri, serta tokoh lintas agama dan budaya di Kepri, termasuk dari masyarakat pesisir.
“Ini bukan acara seremonial. Ini gerakan kolektif yang ingin menumbuhkan rasa memiliki di tengah masyarakat terhadap perang melawan narkoba,” tambah Hanny.
Dengan total sabu seberat 2,11 ton yang merupakan hasil pengungkapan sepanjang tahun terakhir, BNNP Kepri ingin menunjukkan bahwa perang melawan narkoba bukan tugas aparat semata, tapi butuh partisipasi aktif masyarakat.
Langkah BNNP Kepri ini mencetak sejarah baru dan diharapkan menjadi model nasional dalam pelibatan publik secara langsung dalam isu serius seperti narkotika.








