Cak Iban juga menilai gagasan clustering pemasaran UMKM Batam untuk menembus pasar nasional sebagai solusi strategis.
“Dengan clustering, akses pemasaran UMKM menjadi lebih luas. Alhamdulillah, BI Kepri dan PWI Kepri satu pemikiran untuk memajukan UMKM Batam,” tegasnya.
Saatnya Ekonomi Batam Lebih Inklusif
Diskusi BI–PWI Kepri ini membayangkan arah baru pembangunan ekonomi Batam agar industri besar harus lebih menyerap tenaga kerja lokal, UMKM harus bebas dari hambatan regulasi yang menggerus daya saing, dan digitalisasi harus semakin dalam agar ekonomi Batam tidak hanya tumbuh, tetapi merata.
Dengan kolaborasi lintas sektor, Batam diharapkan mampu keluar dari paradoks “kaya investasi, miskin akses kerja”, menuju ekonomi inklusif dan berkelanjutan.













