Gudangberita.co.id, Batam – Kota Batam kian dikepung proyek pembangunan dan peningkatan jalan strategis. Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan sepanjang tahun 2026 akan merealisasikan empat proyek infrastruktur jalan di sejumlah titik vital, sebagai upaya memperkuat konektivitas kawasan dan menarik investasi skala besar.
Pembangunan infrastruktur tersebut difokuskan pada jalur-jalur penghubung kawasan industri, pusat logistik, dan kawasan permukiman yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi Batam.
Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan, menyebut peningkatan kualitas jalan menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan investor dan mempercepat perputaran ekonomi daerah.
“Dengan infrastruktur yang memadai, kita ingin aktivitas ekonomi dan industri di Batam semakin tumbuh dan kompetitif,” ujar Taofan, Rabu (7/1/2026).
Salah satu proyek paling strategis adalah peningkatan Jalan Gajah Mada sepanjang sekitar 1,3 kilometer yang menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi hingga Simpang Laluan Madani. Ruas ini akan dikembangkan menjadi enam lajur dua arah, masing-masing tiga lajur di setiap sisi.
Proyek bernilai Rp 140 miliar tersebut mulai dikerjakan sejak Januari 2026 dan diproyeksikan menjadi etalase baru infrastruktur perkotaan Batam, sekaligus penopang utama mobilitas barang dan jasa.













