KomunitasNatunaSosial

Bukan Halal Bihalal Biasa, Prajurit Yonkomposit 1/Gardapati “Serbu” Puncak Gunung Ranai dengan Aksi Bersih Lingkungan

60
×

Bukan Halal Bihalal Biasa, Prajurit Yonkomposit 1/Gardapati “Serbu” Puncak Gunung Ranai dengan Aksi Bersih Lingkungan

Share this article
Aksi Tasyakur Alam dan Halal Bihalal Prajurit Yonkomposit 1 Gardapati di Puncak Gunung Ranai
Aksi Tasyakur Alam dan Halal Bihalal Prajurit Yonkomposit 1 Gardapati di Puncak Gunung Ranai. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna– Ada pemandangan berbeda di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ranai pada Rabu (25/03/2026). Ratusan prajurit Batalyon Komposit 1/Gardapati tidak datang dengan perlengkapan tempur, melainkan membawa sapu, sarung tangan, dan kantong sampah.

Dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon (Danyon), Letkol Inf M. Ricky P.P.P.A.G.A, aksi ini merupakan bagian dari kegiatan Halal Bihalal yang dikemas dalam bentuk Tasyakur Alam. Alih-alih hanya sekadar bersalam-salaman secara formal, para prajurit memilih untuk menunjukkan rasa syukur atas nikmat Tuhan dengan cara menjaga kelestarian alam.

BACA JUGA:  Video:Langit Natuna Diterjang Pecahan Sampah Antariksa?
Prajurit Batalyon Komposit 1 Gardapati membersihkan sampah di jalur pendakian Geosite Gunung Ranai. (ist)

Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Setelah sesi doa bersama dan briefing singkat, para prajurit bergerak menyisir jalur pendakian. Fokus utama pembersihan adalah area jalur pejalan kaki hingga mencapai Puncak Geosite Gunung Ranai, salah satu ikon wisata geologi di Natuna.

“Kami ingin momen silaturahmi ini memberikan dampak nyata. Bukan hanya mempererat ikatan antar prajurit, tapi juga membangun kedekatan dan rasa tanggung jawab kita terhadap alam Natuna yang luar biasa ini,” ujar Letkol M. Ricky di sela-sela kegiatan.

BACA JUGA:  Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak 'Amnesia' Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?

Selama aksi berlangsung, antusiasme terpancar dari wajah para prajurit meskipun harus menanjak sambil mengumpulkan sampah. Kegiatan ini membawa misi edukasi bagi masyarakat luas bahwa menjaga kebersihan tempat wisata bukan hanya tugas pengelola, melainkan tanggung jawab kolektif.