NusantaraZona Headline

Banjir Bandang Rusak Sistem Air Bersih, Pemkab Tapanuli Tengah Distribusikan Air Tangki 24 Jam

31
×

Banjir Bandang Rusak Sistem Air Bersih, Pemkab Tapanuli Tengah Distribusikan Air Tangki 24 Jam

Share this article
Warga menerima air bersih yang didistribusikan pemerintah daerah melalui hidran umum di salah satu titik di Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah. (Foto: Dok. BNPB)
banner 468x60

Mobil-mobil tangki tersebut beroperasi selama 24 jam, dengan petugas yang dibagi dalam tiga sistem piket. Air bersih disalurkan ke rumah sakit, hidran umum di lokasi pengungsian, dapur umum, serta permukiman warga yang terdampak.

Setiap hari, mobil tangki berkapasitas 4.000 liter mengambil air dari sumber mata air pegunungan Sihaporas, kemudian mendistribusikannya sesuai rute yang telah ditetapkan. Saat ini tersedia 25 hidran umum, masing-masing dengan kapasitas tampung 2.000 liter, yang tersebar di sejumlah titik strategis.

BACA JUGA:  Daftar 7 Kabupaten Terparah Gempa Flores: 19 Ribu Rumah Warga Rata dengan Tanah!

Di sisi lain, upaya perbaikan jaringan perpipaan di wilayah hulu terus dilakukan secara paralel agar sistem air bersih dapat segera pulih. Namun, proses perbaikan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya medan yang masih terdampak longsor serta faktor cuaca hujan yang menghambat mobilisasi peralatan.

Hingga Jumat (19/12), beberapa wilayah yang mulai menunjukkan pemulihan aliran air antara lain Kecamatan Manduamas, Barus, Sorkam, dan Sosorgadong. Meski demikian, kualitas air yang dihasilkan masih keruh dan belum layak konsumsi, sehingga hanya dapat dimanfaatkan untuk mandi dan mencuci.

BACA JUGA:  Gempa M7,7 NTT: Korban Jiwa Tembus 38 Orang, BMKG Sebut Gempa Susulan Flores Berpotensi Berlangsung 3 Minggu

Sementara itu, BNPB terus menjaga sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam percepatan penanganan darurat bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Penanggulangan bencana, ditegaskan BNPB, merupakan kerja bersama yang mengedepankan kolaborasi dan gotong royong.