Gudangberita.co.id, Taiwan – Bencana besar melanda Taiwan setelah Topan Super Ragasa menghantam wilayah timur pulau itu. Hingga Rabu (24/9/2025), sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas dan 124 lainnya masih hilang akibat banjir bandang yang menerjang kota wisata populer Hualien.
Menurut laporan pemadam kebakaran yang dikutip dari Reuters, musibah ini terjadi setelah sebuah danau penghalang di pegunungan Hualien meluap pada Selasa sore. Danau tersebut terbentuk akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras sebelumnya. Saat meluap, air dalam jumlah besar mengalir deras ke kota Guangfu, menyapu rumah, kendaraan, hingga jembatan utama.
Seorang warga bernama Hsieh, tukang pos setempat, menggambarkan terjangan air seperti “tsunami.” Ia berhasil menyelamatkan diri ke lantai dua kantor pos, namun saat kembali ke rumah, mobilnya sudah tersapu masuk ke ruang tamu.
Kepala Desa Dama, Wang Tse-an, mengatakan seluruh wilayah desanya yang dihuni sekitar 1.000 orang kini terendam banjir. Warga masih banyak yang terlantar di lokasi pengungsian, sementara pasokan bantuan sulit masuk.
“Sekarang kacau balau. Yang terpenting adalah menyelamatkan warga ke tempat aman,” ujar Wang.
Pemerintah Taiwan memperkirakan danau penghalang itu menyimpan sekitar 91 juta ton air, setara dengan 36.000 kolam renang Olimpiade. Saat meluap, sekitar 60 juta ton air dilepaskan sekaligus, memicu banjir besar yang menghancurkan kawasan Guangfu.











