Saat dirawat di Awal Bros hasil rontgent menunjukkan ia mengalami 3 patah di bagian punggung dan tulang ekor.
“Saya divonis tidak bisa berjalan lagi dan harus menggunakan kursi roda. Siapa yang mau nasib kayak gini,” ucapnya.
Namun ia tak patah arang. Pengobatan alternatif pun akhirnya ia tempuh agar bisa kembali berjalan dan bekerja.
“Itu jalan tengah yang saya ambil. Dengan pengurutan. Namun puji tuhan.. saya udah mulai bisa berdiri dan jalan. Kaki saya ini kan mati total sebelah kiri,” ungkapnya.
Yakob hanya berharap mendapat santunan dan bantuan yang lebih manusiawi terhadapnya. Apalagi proyek yang ia kerjakan termasuk proyek besar yang dikerjakan BP Batam.













