Batam Punya CeritaViralZona Headline

Arogansi Bank Indonesia di Mata Warga: Kisah Penolakan Uang Koin Yusril Koto

2618
×

Arogansi Bank Indonesia di Mata Warga: Kisah Penolakan Uang Koin Yusril Koto

Share this article
Bank Indonesia Batam Center. (Foto: ist)
banner 468x60

Tanggapan BI

Menanggapi insiden ini, Humas BI Kepulauan Riau, Benyamin Situmorang, menyebut bahwa pihaknya sedang menyelidiki kejadian tersebut. “Kami meminta waktu untuk mempelajari lebih lanjut. Saat ini kami sedang menganalisis CCTV untuk melihat kejadian ini dari dua sisi,” ujar Benyamin.

Namun, kejadian ini mengungkap persoalan mendasar dalam pelayanan BI kepada masyarakat, khususnya terkait penukaran uang koin. Dalam situs resmi Bank Indonesia, disebutkan bahwa penukaran uang koin dapat dilakukan sesuai jumlah tertentu, tetapi implementasi di lapangan tampaknya belum sepenuhnya berjalan sesuai aturan.

BACA JUGA:  Pulang Mabuk Bawa Gandengan Baru, WNA di Batam Nyaris Dibakar Motornya Sama Mantan Istri

Refleksi untuk Pelayanan Publik

Kasus Yusril Koto adalah gambaran nyata tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan perbankan. Ia percaya banyak masyarakat lain yang mengalami hal serupa, tetapi tidak memiliki platform untuk menyuarakan keluhannya.

Kejadian ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah, khususnya Bank Indonesia, untuk memperbaiki regulasi dan memastikan pelayanan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebab, seperti yang dikatakan Yusril, “Pelayanan BI seharusnya mencerminkan amanat undang-undang, bukan malah merendahkan masyarakat kecil.”