Gudangberita.co.id – Amerika Serikat (AS) akan memberi nama baru untuk sejumlah burung. Puluhan burung itu tak akan memakai nama orang dan menghindari rasisme.
Dikutip dari BBC, Senin (6/11/2023), American Ornithological Society (AOS) menyebut burung-burung yang saat ini memiliki nama orang dan cenderung rasis akan diganti dengan nama baru berdasarkan habitat dan ciri-ciri. Tujuannya, untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi para penggemar pengamatan burung.
Dari penelusuran komunitas yang diisi oleh ahli dan pecinta burung di AS itu ada sekitar 70-80 burung yang akan diganti namanya.
“Konvensi penamaan eksklusif yang dikembangkan pada 1800-an, yang diliputi oleh rasisme dan kebencian, tidak cocok lagi untuk kita saat ini,” ujar CEO AOS Judith Scarl.
“Sudah waktunya bagi kita untuk mengubah proses ini dan mengarahkan kembali fokus pada burung-burung, di mana burung-burung itu seharusnya berada,” dia menambahkan.
Burung-burung yang akan diganti namanya termasuk Wilson’s warbler dan Wilson’s snipe. Keduanya dinamai sesuai dengan nama naturalis abad ke-19, Alexander Wilson.
Pada 2020, AOS mengganti nama burung yang dinamai berdasarkan nama jenderal Angkatan Darat Konfederasi, John P McCown, menjadi burung longspur berparuh tebal.







