Formulir pengajuan proposal liputan dapat diisi melalui: http://bit.ly/FellowshipAJIBatamHariMangrove
Diskusi Publik Hari Mangrove Sedunia
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, AJI Batam bersama Akar Bhumi Indonesia juga menggelar Diskusi Publik Hari Mangrove Sedunia pada Kamis, 25 Juli 2025 pukul 19.00 WIB – selesai, terbuka untuk umum.
Acara ini akan membahas tantangan pelestarian ekosistem mangrove di Batam, terutama di tengah masifnya pembangunan pesisir dan ancaman terhadap pulau-pulau kecil di Kepulauan Riau.
Founder Akar Bhumi Indonesia, Hendrik Hermawan, menyampaikan bahwa Hari Mangrove Sedunia tahun ini menjadi momentum penting karena telah terbit PP No. 27 Tahun 2025 tentang Perlindungan dan Pelestarian Ekosistem Mangrove.
“Regulasi ini adalah payung hukum penting untuk menjaga kearifan lokal. Batam dan Kepri sebagai wilayah pulau-pulau kecil wajib memperkuat perlindungan pesisir, dan diskusi ini menjadi ruang kolektif memahami peran kita semua,” katanya.
Terkait fellowship, Hendrik berharap bahwa mungkin tidak soal seberapa besar dananya, tetapi kami ingin bahwa teman-teman jurnalis memiliki karya terhadap upaya pelestarian mangrove di batam.
“Karena memang mangrove menjadi campain kita menghadapi perubahan iklim. Dan para jurnalis mengambil peran itu bagaimana berkontribusi dalam tulisan lingkungan hidup,” katanya.













