“Pembangunan kewilayahan harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter bangsa yang menjunjung tinggi toleransi. Keharmonisan di Batam ini harus terus kita rawat sebagai kekuatan nasional,” tambahnya.
Senada dengan AHY, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, menyatakan bahwa keberagaman adalah aset terbesar Batam. Amsakar menilai kehadiran tokoh nasional seperti AHY di perayaan Imlek PSMTI ini semakin mempertegas posisi Batam sebagai kota dengan tingkat moderasi beragama yang tinggi di Indonesia.
“Jika diaransemen dengan baik, heterogenitas ini akan menghasilkan harmoni yang indah. Inilah orkestrasi keberagaman yang selama ini kita jaga bersama seluruh elemen masyarakat di Batam,” tegas Amsakar.
Perayaan yang berlangsung semarak ini ditutup dengan pesta kembang api spektakuler tepat saat pergantian tahun. Ribuan pasang mata menyaksikan langit Nagoya yang berwarna-warni, simbol harapan baru bagi Batam yang semakin bersatu dan maju di tahun 2026.









