Gudangberita.co.id – Menjadi salah satu figur penting di lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi, nama Firli Bahuri masih menjadi sorotan publik.
Kasus dugaan tindak pidana pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo menambah deret panjang citra buruk Firli Bahuri sebagai Ketua KPK.
Dinilai telah merusak dan mencoreng maruah Komisi Pemberantasan Korupsi, sejumlah tokoh publik tak segan mengomentari Firli Bahuri dengan kritik.
Banyak kalangan beranggapan, tindakan Ketua KPK yang sudah berulang kali melanggar kode etik merupakan perkara tidak termaafkan sehingga harus dilakukan pendalaman.
Dugaan Firli Bahuri yang terlibat kasus pemerasan terhadap mantan Mentan, diakui sejumlah kalangan sebagai bentuk pelanggaran kode etik berat.
Terkait dengan banyaknya pelanggaran kode etik, salah satu Penyidik KPK yang juga sempat menjabat Komisaris Polisi memberi pernyataan.
Hal tersebut terungkap ketika Novel Baswedan tengah menjadi narasumber dalam podcast close the door bersama dengan Deddy Corbuzier.
“Saya sangat yakin Ketua KPK korup, karena ini bukan pertama kali, kasusnya Firli Bahuri bukan pertama kali,” ungkap Novel tanpa sungkan.
Meski pernyataan lugas tersebut sempat membuat Deddy terkejut, Novel memberikan sejumlah rincian alasan yang membuatnya berani menyimpulkan.













