Gudangberita.co.id, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melakukan penyesuaian signifikan dalam Ranperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya untuk memangkas anggaran operasional seremonial dan mengalihkan alokasi dana ke sektor vital, terutama penanganan banjir serta peningkatan pelayanan publik.
Hal tersebut disampaikan Amsakar saat memberikan jawaban resmi atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Batam dalam Rapat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Batam, Rabu (2/9/2026).
Poin Strategis Perubahan APBD Batam 2026
Efisiensi Belanja Pegawai: Pemko Batam menekan belanja yang bersifat seremonial dan memangkas belanja pegawai hingga turun 1,46%.
Prioritas Penanganan Banjir & Infrastruktur: Belanja modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi melonjak signifikan sebesar 20,98%. Anggaran ini difokuskan pada penanganan banjir terpadu hulu-hilir, perbaikan jalan, dan pengolahan sampah.
Peningkatan PAD Tanpa Naikkan Tarif: Target pajak daerah naik 7,21% melalui optimalisasi piutang BPHTB, reklame videotron, dan pengetatan digitalisasi perpajakan—tanpa membebani warga dengan kenaikan tarif pajak.
Penguatan Layanan Publik & Kesehatan: Belanja barang dan jasa naik 14,86% untuk operasional pelayanan publik dan BLUD, guna menjaga ketercapaian Universal Health Coverage (UHC) serta keberlanjutan beasiswa dan jaminan kesehatan pekerja rentan.














