Gudangberita.co.id, Batam – Kondisi fisik dan psikologis RAL, bocah perempuan berusia 9 tahun yang menjadi korban penganiayaan brutal oleh ibu tirinya, VJ (38), di Kavling Kamboja, Sagulung, Batam, benar-benar menyayat hati. Fakta-fakta baru yang diungkap oleh pihak komunitas yang mengevakuasi korban menunjukkan bahwa penderitaan bocah malang ini jauh lebih sadis dari dugaan awal.
Wakil Ketua Satgas Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO) Batam, Okka, membeberkan detail pemandangan memilukan saat timnya berhasil membawa korban keluar rumah dengan siasat membelikan es krim. Luka di sekujur tubuh RAL bukan sekadar memar biasa, melainkan bekas berlapis dari berbagai tindakan kekerasan.
“Untuk luka yang di pipi, itu bekas cakaran. Pada saat pelaku mau memukul, dia mencengkeram pipi korban dengan kuat lalu menghajar matanya. Pelaku juga memukul menggunakan sapu dan kayu. Bahkan, kalau melihat bekas-bekas luka tertentu di tubuhnya, itu adalah bekas sundutan rokok,” ungkap Okka, Senin (22/6/2026).
Akibat hantaman bertubi-tubi pada area wajah, mata kanan bocah perempuan tersebut mengalami cedera sangat parah. Ketua Satgas KOMANDO Batam, Feryandi Tarigan, menambahkan bahwa dampak pukulan tersebut membuat korban sempat kehilangan fungsi penglihatan sementara waktu.











