NatunaWisataZona Headline

Bupati Natuna Tetapkan Kekah Jadi Ikon dan Kawasan Konservasi Resmi: Satwa Langka Ini Hanya Ada di Pulau Bunguran

523
×

Bupati Natuna Tetapkan Kekah Jadi Ikon dan Kawasan Konservasi Resmi: Satwa Langka Ini Hanya Ada di Pulau Bunguran

Share this article
Kekah, salah satu primata endemik di Pulau Bunguran Besar, Kabupaten Natuna. (Foto: Muhammad Ikhsan/Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Upaya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Natuna memasuki babak baru. Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan segera menetapkan kawasan konservasi untuk satwa endemik Kekah (Presbytis natunae) sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus langkah serius menjaga habitatnya dari ancaman kepunahan.

“Kita akan menetapkan wilayah konservasi Kekah. Ini penting agar kawasan tersebut memiliki legal standing, demi menjaga kelestariannya serta menjamin perlindungan terhadap satwa yang ada,” ujar Cen usai penyerahan bantuan sosial di Kantor Pos Ranai, Kamis (19/6/2025).

BACA JUGA:  Bawa Ekonomi Anambas Tumbuh 15,54 Persen Tertinggi se-Kepri, Bupati Dato' Aneng Raih Anugerah Tokoh Inspiratif SMSI 2026

Kekah, Primata Pemalu yang Hanya Ada di Natuna

Kekah adalah primata endemik yang hanya bisa ditemukan di Pulau Bunguran Besar, Natuna. Satwa ini dikenal dengan bulu hitam berpadu putih, tubuh ramping, dan ekor panjang, serta memiliki sifat pemalu dan cenderung hidup menyendiri.

Dalam musim buah, Kekah kadang terlihat mendekati pemukiman warga, namun secara alami mereka lebih sering memakan daun muda dan pucuk tanaman karet.

BACA JUGA:  Cegah Penadahan Besi Fasum, Sat Binmas Polresta Barelang Sidak Pengusaha Besi Tua dan Pengepul Scrap di Batam

“Satwa ini harus kita jaga bersama. Konservasi ini bukan hanya perlindungan, tapi juga bentuk tanggung jawab. Nanti segera kita tetapkan lokasinya,” tegas Bupati Cen Sui Lan.