Market

Telkom Percepat Transformasi Digital Indonesia dengan AI, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

544
×

Telkom Percepat Transformasi Digital Indonesia dengan AI, Dukung Visi Indonesia Emas 2045

Share this article

BigBox AI Bantu Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas Bisnis

(Dari kiri ke kanan) VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, CEO BigBox AI Agus Laksono, Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid, dan EVP Digital Business & Technology Telkom Komang Budi Aryasa. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) semakin mempercepat transformasi digital di Indonesia dengan menghadirkan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI). Langkah ini sejalan dengan misi pemerintahan Asta Cita guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pasar AI Indonesia Diprediksi Capai USD 4,03 Miliar pada 2030

Berdasarkan riset dari Statista, Precedence Research, dan Gartner, pasar AI global diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 20-24% hingga tahun 2032. Sementara itu, nilai pasar AI di Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,03 miliar pada tahun 2030.

BACA JUGA:  Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas

Menanggapi tren ini, pemerintah telah meluncurkan Strategi Nasional AI 2020-2045 untuk membangun ekosistem AI yang berkelanjutan. Sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkom terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan mengembangkan solusi AI yang mencakup analitik data, kecerdasan buatan, dan otomatisasi bisnis.

Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid, menyatakan bahwa AI bukan sekadar teknologi, tetapi merupakan enabler utama dalam membangun ekosistem digital yang lebih maju.

BACA JUGA:  TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Pertegas Komitmen Hadirkan Akses Merata di Indonesia

“Kami terus mengembangkan inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan AI,” ungkap Fajrin.